zd

Bagaimana cara memilih kursi roda listrik? Tiga poin utama bagi lansia untuk membeli kursi roda listrik!

Banyak orang mungkin pernah mengalami pengalaman ini. Seorang sesepuh tertentu selalu dalam keadaan sehat, namun karena tiba-tiba terjatuh di rumah, kesehatannya mulai menurun, bahkan ia harus terbaring di tempat tidur dalam waktu yang lama.

Bagi orang lanjut usia, jatuh bisa berakibat fatal. Data dari Sistem Pengawasan Penyakit Nasional menunjukkan bahwa jatuh telah menjadi penyebab kematian nomor satu terkait cedera pada orang berusia di atas 65 tahun di Tiongkok.

Menurut penelitian, di Tiongkok, lebih dari 20% lansia terjatuh dan mengalami cedera serius. Bahkan pada lansia yang biasanya dalam keadaan sehat, 17,7% diantaranya masih mengalami luka berat setelah terjatuh.

Seiring bertambahnya usia, fungsi fisik mereka menurun secara signifikan. Ketika saya masih muda, saya tersandung, bangkit dan menepuk abu lalu pergi. Kalau saya sudah tua, karena osteoporosis, mungkin patah tulang.

Tulang belakang dada, tulang belakang lumbal, pinggul, dan pergelangan tangan adalah lokasi patah tulang yang paling umum. Khusus untuk patah tulang pinggul, istirahat di tempat tidur jangka panjang diperlukan setelah patah tulang, yang dapat menyebabkan komplikasi seperti emboli lemak, pneumonia hipostatik, luka baring, dan infeksi sistem saluran kemih.

Patah tulang itu sendiri tidak berakibat fatal, komplikasinyalah yang menakutkan. Menurut penelitian, angka kematian satu tahun akibat patah tulang pinggul lansia adalah 26% – 29%, dan angka kematian dua tahun mencapai 38%. Penyebabnya adalah komplikasi patah tulang pinggul.

Jatuh pada lansia tidak hanya berbahaya, namun juga sangat mungkin terjadi.

Mengapa perempuan lebih mungkin jatuh dibandingkan laki-laki pada lansia?

Pertama-tama, di semua kelompok umur, perempuan lebih mungkin terjatuh dibandingkan laki-laki; kedua, seiring bertambahnya usia, wanita kehilangan massa tulang dan otot lebih cepat dibandingkan pria, dan wanita lebih cenderung menderita anemia, hipotensi, dan penyakit lain, seperti pusing. Gejalanya lebih mudah turun.

Lantas, bagaimana caranya agar lansia tidak terjerumus dalam kehidupan sehari-hari dan menimbulkan kerugian yang tidak dapat diperbaiki?

Kursi roda listrik telah menjadi sangat populer untuk bepergian, dan telah menjadi alat bantu bagi para lansia dan anak muda yang mengalami obesitas untuk bepergian. Penyandang disabilitas atau tidak mampu berjalan akan membeli kursi roda elektrik. Konsep hanya penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda di Tiongkok masih perlu dikoreksi oleh dunia. Perjalanan kursi roda listrik dapat menghindari dan mengurangi kemungkinan lansia terjatuh, dan melakukan perjalanan dengan lebih nyaman.

Lantas, bagaimana cara memilih kursi roda elektrik yang cocok untuk lansia?

1. Keamanan

Orang lanjut usia dan penyandang disabilitas memiliki keterbatasan mobilitas, dan ketika menggunakan kursi roda elektrik, memastikan keselamatan adalah prioritas utama.

Desain keselamatan kursi roda listrik terutama meliputi: roda kecil anti mundur, sabuk pengaman, ban anti selip, rem elektromagnetik, dan motor diferensial. Selain itu, ada dua hal yang harus diperhatikan: pertama, pusat gravitasi kursi roda listrik tidak boleh terlalu tinggi; kedua, kursi roda tidak akan tergelincir di lereng dan dapat berhenti dengan lancar. Kedua poin ini berkaitan dengan apakah kursi roda akan terancam terbalik, yang merupakan pertimbangan keselamatan yang sangat penting.

2. Kenyamanan

Kenyamanan terutama mengacu pada sistem kursi roda, yang melibatkan lebar kursi, bahan bantalan, tinggi sandaran, dll. Untuk ukuran kursi, sebaiknya lakukan test drive jika Anda memiliki kondisi tersebut. Tidak masalah jika Anda tidak melakukan test drive. Kecuali Anda memiliki kondisi fisik yang sangat khusus dan memiliki persyaratan khusus untuk ukurannya, ukuran umum pada dasarnya dapat memenuhi kebutuhan Anda.

Bahan bantalan dan tinggi sandaran, kursi sofa umum + sandaran tinggi adalah yang paling nyaman, dan bobot yang sesuai akan bertambah!

3. Portabilitas

Portabilitas adalah poin terbesar yang terkait dengan kebutuhan pribadi. Kursi roda mobilitas murni umumnya mudah dilipat dan disimpan, sedangkan kursi roda fungsional dan kursi roda dengan daya tahan lama relatif berat dan tidak terlalu portabel.

Jika Anda lelah berjalan kaki dan ingin bepergian atau berbelanja, lebih cocok membeli kursi roda ringan yang bisa dilipat di rumah. Bagi mereka yang lumpuh, cacat, dan sangat bergantung pada kekuatan luar, jangan memikirkan portabilitas. Kursi roda listrik berukuran besar dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih baik.

 

Menurut “Laporan Survei Kondisi Kehidupan Lansia di Perkotaan dan Pedesaan Tiongkok (2018)”, angka jatuhnya lansia di Tiongkok telah mencapai 16,0%, dimana 18,9% di antaranya berada di pedesaan. Selain itu, wanita yang lebih tua memiliki tingkat jatuh yang lebih tinggi dibandingkan pria yang lebih tua.

 

 


Waktu posting: 20 Januari 2023